Rakerda Olahraga Dancesport Indonesia (IODI) Daerah Istimewa Yogyakarta Tahun 2021

Pengurus Pengda IODI, utusan Pengkab-Pengkot DIY bersama Ketua Umum KONI DIY

Pengurus Daerah Ikatan Olahraga Dancesport Indonesia D.I. Yogyakarta kembali menyelenggarakan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) sebagai evaluasi program kerja tahun 2020 dan persiapan program kerja tahun 2021.

Rakerda diselenggarakan di Hotel Crystal Lotus, Jl. Magelang Km 5,2 Yogyakarta pada hari Sabtu, 10 April 2021.

Seluruh pengurus daerah IODI DIY, utusan pengkab dan pengkot Daerah Istimewa Yogyakarta hadir pada rakerda ini. Hadir juga Ketua Umum KONI DIY, Prof. Dr. H. Djoko Pekik Irianto, M.Kes., AIFO.

Sebelumnya telah diselenggarakan sidang masing-masing komisi, sidang Komisi 2 Bidang Binpres, Litbangdik, Universal Dance diadakan pada tanggal 28 Maret 2021 secara online, sedangkan Komisi 1 Bidang Hukum dan Organisasi serta Komisi 3 Bidang Media & Humas, Promosi & Publikasi diadakan pada tanggal 30 Maret 2021 di sekretariat IODI DIY.

Sasongko Iswandaru, SE selaku Ketua Umum Pengda IODI DIY menyampaikan selama pandemi telah berlangsung 4 kali pertemuan sebelum diselenggarakannya Rakerda. Sasongko Iswandaru, SE memberikan apresiasi kepada Pengkab Gunung kidul yang telah membuat program prestasi bagi atlet Dancesport, setiap penghargaan yang diraih atlet dapat dipergunakan untuk mendaftar sekolah.

Ketua Umum KONI DIY, Prof. Dr. H. Djoko Pekik Irianto, M.Kes., AIFO.

Ketua Umum KONI DIY, Prof. Dr. H. Djoko Pekik Irianto, M.Kes., AIFO., menyampaikan bahwa Rakerda merupakan hal yang wajib untuk menyusun program agar bisa menapaki tahapan 4 tahun ke depan, IODI menjadi salah satu andalan di PON, meski di PON tahun 2021 tidak dipertandingkan, namun perlu dipersiapkan untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Tahun 2024 yang akan diselenggarakan di Sumatra Utara (Sumut).

Ada 4 hal yang selalu harus dilakukan dalam menunjang prestasi atlet

  1. SDM yang bagus, terkhusus pelatih yang bagus, mari berdinamika untuk berhasil di Porda, tingkat Nasional dan ditingkat yang lebih tinggi
  2. Menggunakan IPTEK dalam pembinaan olah raga, untuk mengukur performa
  3. Kompetisi wajib, pada masa pandemi dapat dilakukan secara online
  4. Sarana prasarana

Faktor atlet menjadi hal yang pokok, salah satunya faktor talenta, juga peran orang tua sangat penting, maka segala potensi harus dimanfaatkan dengan dibentuknya paguyuban orang tua.

Rakerda diakhiri dengan perumusan program kerja tahun 2021 dari tiga komisi yang ada di Pengda IODY DIY.

Galeri foto klik disini

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.