Kabupaten Bantul Meraih Juara Umum Cabang Olahraga Dance sport diajang Porda XVI DIY 2022

Sasongko Iswandaru Ketua Umum Pengda IODI DIY Menyerahkan Piala Bergilir ke Kabupaten Bantul yang Meraih Juara Umum di Porda DIY

Pekan Olahraga Daerah (Porda) XVI DIY pertandingannya telah berjalan sejak 29 Agustus lalu, untuk cabang olahraga (Cabor) Dancesport dipertandingkan pada Selasa (6/9/2022) bertempat di Malika Ballroom Sleman City Hall, yang menempati area kurang lebih 2.300 m2

Pengda IODI DIY sebagai penyelenggara pertandingan cabor dancesport mempertandingankan 20 nomor, Traditional Dancesport Duo, Breaking, Hip Hop Duo, Hip Hop Group, One Dance Waltz, FFA Quickstep, FFA Tango, FFA Slowfox, FFA Waltz, Synchronize Duo Standart (Quicksetp), Synchronized Duo Standart (Waltz), One Dance Waltz, FFA Quickstep, FFA Tango, FFA Slowfox, FFA Waltz, Synchronize Duo Standart (Quicksetp), Synchronized Duo Standart (Waltz), One Dance Cha Cha Cha, FFA Rumba, FFA Samba, FFA Jive, FFA Cha Cha Cha, Synchronize Duo Standart (Jive), Synchronized Duo Standart (Cha Cha Cha), Line Dancesport Solo (Jive) dan Line Dancesport Solo (Cha Cha Cha).

Porda diikuti sekitar 200 atlet dengan dewan juri berlisensi nasional dan International diantaranya Heru Sutantio Ketua PP IODI, Kho Hui Tju, Erwan Phanjaya, Fanny Tanudihardja, Cynthia Louisiana Cicilia, Arthur G A dan Darmawan Dadijono.

baca juga : MALAM WELCOME DINNER BENTUK KEAKRABAN DAN KEBERSAMAAN BAGI DEWAN JURI DANCESPORT

Sasongko Iswandaru, Ketua Umum Pengda IODI DIY mengatakan, saat ini atlet IODI DIY dalam kondisi yang terbaik, dalam menghadapi PON 2024 Cabor Dance sport yang mempertandingkan 21 nomor, IODI DIY ditargetkan oleh KONI DIY meraih 3 medali emas.

PORDA juga dipergunakan untuk melihat potensi atlet DIY yang akan dipersiapkan untuk PON 2024 yang akan diadakan di Sumatera Utara, kata Sasongko Iswandaru.

Pertandingan cabor dancesport kali ini berjalan dengan baik, semua atlet mengeluarkan semua kemampuanya untuk dapat meraih predikat juara pertama.

Di setiap nomornya, pertandingan berlangsung seru, dukungan dari para penonton maupun dari tim menjadikan para atlet menampilkan performance terbaiknya.

Kabupaten Bantul berhasil menggondol predikat juara umum dengan meraih 8 emas, 8 perak, dan 10 perunggu. Ditempat kedua dicapai kabupaten Sleman dengan meraih 7 emas, 5 perak, dan 2 perunggu. Disusul Kota Yogyakarta menempati peringkat ketiga dengan 3 emas, 5 perak dan 1 perunggu. Gunungkidul menempati peringkat keempat dengan 2 emas, 2 perak, dan 5 perunggu. Berada diperingkat kelima kabupaten Kulon progo dengan 2 perunggu.

Kedelapan emas yang diraih oleh kabupaten Bantul di nomor FFA Quickstep, FFA Jive, FFA Tango, FFA Waltz, Line Dancesport Solo Jive, One Dance Cha Cha Cha, Synchronize Duo Standard Quickstep dan Traditional Dancesport Duo.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.